Pergi ke Inggris Demi IATEFL Conference 2016

19:46:00

Sudah lebih dari dua minggu saya kembali berada di Jakarta. Loh dari mana?

Saya baru pulang dari sebuah negara dimana bahasa Inggris berasal, The United Kingdom (UK), alias Inggris. Kok bisa ke Inggris? Dalam rangka apa ke sana? Wah, banyak duit ya makanya bisa pergi ke Inggris? Oke, saya akan jelaskan jawaban saya di sini.

Semua berawal dari keisengan saya di tengah malam tahun 2015 lalu. Saat itu saya sedang mengecek kotak masuk e-mail saya. Isi kotak masuk saya sebagian besar berasal dari situs English Language Teaching (ELT) yang saya ikuti. Saya memeriksa pesan dalam kotak masuk itu satu persatu sampai saya menemukan satu pesan dari onestopEnglish. Pesan tersebut berisikan bahan mengajar terbaru  untuk mengajar bahasa Inggris dan ada juga beberapa iklan yang berhubungan dengan ELT. Mata saya entah mengapa tertuju kepada iklan yang bertuliskan Apply for Our IATEFL 2016 Scholarship. Saya klik iklan tersebut dan melalui iklan tersebut saya pun mengetahui IATEFL, adalah penyelenggara scholarship tersebut.

Email from OnestopEnglish
Iklan IATEFL 2016 Scholarship

IATEFL
merupakan sebuah asosiasi guru bertaraf internasional. Kantor pusatnya berada di Inggris dan setiap tahunnya IATEFL mengadakan ELT conference di kota-kota besar yang terdapat di Inggris. Tahun lalu mereka mengadakan konferensi di Manchester, salah satu kota yang terkenal dengan klub bolanya. Tahun 2016 ini IATEFL Conference diadakan di Birmingham. Dalam setiap konferensi yang diadakan, IATEFL memberikan scholarship untuk para praktisi pendidikan bahasa Inggris yang berdomisili di Inggris maupun di luar negara Inggris untuk bisa mengikuti IATEFL Conference dan mendapatkan ilmu baru seputar dunia ELT. Tanpa berpikir panjang dan berharap banyak, saya pun mendaftarkan diri untuk scholarship yang diberikan oleh salah satu sponsor melalui IATEFL.

Singkat cerita saya mendaftar satu dari sekitar 30 scholarships yang dibuka. Setelah beberapa bulan, saya bahkan lupa pernah mendaftar scholarship tersebut. Saya baru mengingat scholarship tersebut setelah ada pesan baru di e-mail saya yang memberitahukan kalau saya adalah salah satu orang yang menerima scholarship untuk menghadiri conference di Birmingham. Kaget? Tentu saja karena ini pertama kalinya saya mendaftarkan diri saya untuk scholarship (ya walaupun bukan untuk melanjutkan pendidikan sih). Salah satu reward yang saya dapatkan dari IATEFL Scholarship adalah uang sejumlah 1000 GBP/pound sterling yang hanya bisa saya dapatkan kalau saya menghadiri IATEFL Conference di Birmingham.



Saya bertanya-tanya dalam hati, "Kalau uangnya baru bisa didapatkan ketika saya berada di sana, lalu dari sini saya harus pakai uang sendiri? Saya kan belum punya uang sebanyak itu?"

Kalian pasti nanya lagi. "Terus kok akhirnya bisa sampai sana kalau ngga ada duit?"

Jawabannya adalah karena KELUARGA saya. Kakak saya meminjamkan uangnya sementara untuk saya pakai membeli tiket pesawat, membayar sewa kamar, dan uang saku saya selama di Inggris . Untuk biaya pembuatan paspor dan visa, saya menggunakan uang saya sendiri.

God is good! Yes! Dan akhirnya pergilah saya ke Inggris 😍

London Bridge Tube Station
London Bridge Tube Station

Ada yang punya pengalaman ikut scholarship juga ga? Kalau ada, cerita dong bagaimana caranya sampai kamu bisa dapat scholarship itu.

P.S. Di postingan selanjutnya, saya akan menceritakan proses panjang mengurus visa UK sendiri tanpa biro jasa. Stay tuned!


You Might Also Like

0 comments

Give Me Your Comment