MENDULANG REZEKI DI TENGAH PANDEMI

21:12:00

Tak terasa sudah lebih dari lima bulan, saya bekerja dari rumah setelah virus Covid-19 masuk ke Indonesia. Selama bekerja di rumah, saya tidak pernah lepas dari cemilan, terutama kue kering. Saya pun memesan kue kering melalui teman saya, yang tidak lama memulai bisnis kue kering rumahan. Rasanya ga perlu diragukan lagi karena teman saya selalu menggunakan bahan yang berkualitas tinggi untuk pembuatan kue kering yang dia jual.

Di tengah situasi sulit ini, teman saya kebanjiran pesanan kue kering. Selalu saja ada order kue kering setiap harinya. Bisnis kue kering merupakan salah satu pilihan untuk dapat menjadi bisnis yang menjanjikan menurut teman saya. Hal tersebut karena dibandingkan kue basah yang cepat basi, kue kering dapat bertahan dalam jangka waktu lebih lama. Kue kering juga dapat dikirim ke luar daerah sehingga bisa membuat kue kering dapat dijual secara online. Kalau teman saya, mempromosikan sekaligus menjual kue kering buatannya melalui Instagram. Apalagi situasi saat ini, kita tidak boleh terlalu sering keluar rumah. 


Contoh Produk Kue Kering Teman 







Jika kalian suka membuat kue kering di rumah dan tertarik untuk membuka usaha kue kering rumahan, teman saya memberikan beberapa rincian biaya yang diperlukan sehingga kalian bisa mengira-ngira modal yang perlu untuk disiapkan untuk memulai usaha kue kering ini.


Modal Tetap atau Investasi

Rincian pertama untuk yang dapat ditetapkan dan dipikirkan ketika akan membuka usaha kue kering adalah dengan modal tetap atau investasi. Pada umumnya untuk modal ini membutuhkan budget sekitar 5 jutaan rupiah tergantung dari kebutuhan dan skala toko kue kering yang akan kalian buka. Modal tetap ini dibutuhkan untuk membeli etalase, oven, mixer, loyang, kompor, kuas, cetakan kue, teflon, pisau, panci, serbet, dan juga peralatan tambahan lainnya. Ketika mempersiapkan modal ini sendiri, Anda bisa lebih hemat dengan cara menggunakan peralatan kue kering yang sudah ada di rumah sehingga hanya perlu untuk membeli peralatan yang belum ada.


Biaya Variabel

Rincian biaya selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah masalah biaya variabel. Dimana untuk biaya ini adalah untuk membeli berbagai bahan kue yang Anda butuhkan untuk membuat kue. Biaya ini tentunya harus disiapkan ketika Anda sudah memilih jenis kue yang akan dijual ke konsumen. Adapun cara cepat untuk membeli bahan seperti tepung terigu, telur, margarin, coklat bubuk, keju mozarella Kraft adalah dengan memilih toko yang menawarkan harga murah seperti di TokoWahab yang bisa dibeli secara online. Persediaannya bukan hanya satu atau dua merk saja tapi bisa lebih dari itu, jadi akan mudah menemukan harga keju Prochiz dan harga bahan lainnya.


Rincian Kemasan

Hal terakhir yang merupakan rincian biaya yang diperlukan adalah untuk rincian kemasan. Dimana kemasan ini bisa Anda pilih yang dapat mempunyai tampilan baik tetapi juga mempunyai harga terjangkau. Hal ini juga perlu diperhatikan ketika Anda menjual kue secara online yang membutuhkan kemasan yang kuat sehingga tidak mudah pecah dan membuat kue Anda rusak.

 

Nah, gimana sudah ada gambaran kan bagaimana memulai bisnis kue kering? Yang penting kalian berani memulai seperti teman saya. Rezeki mah sudah ada yang atur. Walaupun kita berada di tengah pandemi, pasti ada rezeki yang disediakan untuk kita semua yang mau berusaha.


Oh ya, kue kering favorit kalian apa nih? Coba cerita di kolom komentar ya.

You Might Also Like

44 comments

  1. saya nggak bisa dagang mba hahaa pernah berusaha menjual kue bikinan ibuku sendiri tapi setelah itung2an ternyata rugi hahaha padahal ibuku menyerahkan harga jualnya sama aku hahaaa jadi ga enak

    ReplyDelete
  2. Aku demen kastengels sama Nastar mbaaa
    Apalagi kalo kejunya melimpaaahh dan ngga pelit wkwkwk
    Btw, ibu mertuaku juga dagang kue nih di musim pandemi ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau jualnya banyak, beli bahan bakunya di tokowahab mbak

      Delete
  3. iya yah, kalau kita kreatif insya alloh bisa tetap survive bahkan kebanjiran order di masa pandemi ky skrg ini, temenku jg yg bisnis kuliner alhmdulillah maju terus

    ReplyDelete
  4. ku sukaaaa NASTAR DAN APAPU YG ADA KACANG METE NYA..

    seru ya kalau ada hobi dan kreatif, dikala seperti ini ttp bisa kebanjiran order.
    .

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama mbak. Tapi biasanya kue yang ada kacang metenya pasti mahal heheheh

      Delete
  5. Iya bener juga. Tetap ada peluang untuk mendulang rezeki. Asalkan mau berusaha juga

    ReplyDelete
  6. Saya suka kue kering yang ada kacang metenya seperti gambar di atas. Kebayang gurihnya, yummy.
    Asyik ya, kalau punya keahlian bikin kue kering, bisa dijadikan bisnis

    ReplyDelete
  7. Asik banget mbak kue kering kesukaan aku juga, btw di masa pandemi mendulang rezeki adalah kesempatan ya mbak.

    ReplyDelete
  8. Ibu mertua juga jualan kue kering tapi cuma pas bulan Ramadhan aja. Klo bulan2 biasa, terima pesanan roti basah macam muffin, brownies, cinnamon rolls, roti manis dll. Klo bikin kue kering paling kalau ada pesanan buat acara2 tertentu. Cukup menguntungkan sebenarnya kalau jualan kue2, baik itu kue kering atau basah. Asal tahu pasarnya aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul mbak. Yang penting bisa baca pasar kek gimana ya.

      Delete
  9. Aku suka kastengel, nastar, putri salju, kue di atas jugaa. Ahhh berasa lebaran deeh, liat kuker, jadi mauuu.
    Iya nih banyak yang berbisnis kue di pandemi ini, semoga dilancarkan rezekinya yaa.

    ReplyDelete
  10. Aku suka kastengel pake banget kalau beli bisa dalam sepuluh menit abis dimakan sekeluarga hahaha.... keren nih di masa pandemi memang harus kreatif ya.. Aku juga lagi mikir lagi nih mau bisnis apa hehe..

    ReplyDelete
  11. Duh enak banget nih kerja ditemenin kuker favorit, tetangga juga selama masa pandemi kebanjiran irder membuat kuker, alhamdulillah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulilah ya. Yang penting kerja keras ya.

      Delete
  12. mau banget bikin kue-kue seperti itu juga untuk menstabilkan perekonomian rumah tangga, tetapi saat ini yang sedang aku gencarkan adalah kegiatan literasi untuk hal tsb. semoga pandemi ini segera usai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin. Semoga segera usai ya mbak pandemi ini.

      Delete
  13. Saat pandemi perekonomian mulai terpuruk ya mbak. Saya juga merasakan tapi gak pantang menyerah akhirnya bisnis saya masih stabil.

    ReplyDelete
  14. kue kerang kesukaan aku kastangel, nah kalau anak-anak sukanya nastar. Satu toples kayanya sehari bisa habis ampun deh anakku. Di masa panemi kaya gini memang harus kreatif ya termasuk usaha kue kering kaya gini

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak betul harus kreatif cari uang di masa pandemi kek gini.

      Delete
  15. Selain bidang telekomunikasi, yang laris di masa pandemi gini tuh yaa usaha kuliner. Apalagi kalau bisa dibeli secara online/dipasarkan secara online. Di rumah aja, bikin kebutuhan akan makanan/camilan pun makin tinggi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya hehehe. Karena semua orang di rumah jadi pengen makan terus.

      Delete
  16. Kuker favrite saya tetap kastengel mbak, ini kuker paling enak banget menurutku dan gak ngebosenin. Bisa dimakan saat apa aja dan bikin mood naik. Dulu aku suka banget bantuin nenek bikin kuker dan aku paling bahagia banget ketika nenek ngasih kuker buat dicicipin haha sebab nenek bikin kan untuk lebaran ya. Seneng aja sampai sekarang aku suka bikin sendiri, meski bukan pas lebaran

    ReplyDelete
  17. Halo Mbaaa demikian juga aku nih l, berusaha untuk terus strong di tengag pandemi. Craftnya banting setir ke masker. Ehehehe

    ReplyDelete
  18. Aaaiih...kesukaan suamiku ini.
    Kita tuh gak nunggu lebaran kalo mau nyemil kue kering. Asal penge, stok beberapa..
    Alhamdulillah~
    Makin lancar usahanya yaa...

    ReplyDelete
  19. Kukis kesukaan aku sama keluargaku. Di rumah selalu ada kue kering buat cemilan sambil minum teh atau kopi. Duh liat gambarnya aja udah bikin ngiler deh. Sukses terus yaaa. 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin mbak. Itu usaha temenku mbak hehehe. Aku cuma bagian beli aja.

      Delete
  20. Aku penyuka kue mba tapi ga bisa bikinnya. Seneng kalau ada teman yang pada buka usaha kue gini, jadi bisa nglarisi sana sini. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul banget. Itung2 bantu temen juga mbak.

      Delete
  21. Ada hikmah juga ya Mbak dibalik pandemi ini sampai orang yang jual kuker juga kebanjiran pelanggan. Maa syaa Allaah semoga usahanya berjalan lancar.

    ReplyDelete
  22. biasanya the power of kepepet akan melahirkan semangat yang tahan uji, ibaratnya mau gak mau harus mau ya kak. Well, dimasa apapun seharusnya qt struggle dan mau berusaha

    ReplyDelete

Give Me Your Comment